Oleh: Ida Raihan | 11 Mei 2009

Janjiku Pada Cinta

Sudah menjadi kebiasaan saya gemar mengirimkan cuplikan kata berhikmah yang menurut saya bagus untuk diketahui oleh beberapa teman-teman di list YM saya. Dan suatu sore salah satu kiriman saya mendatangkan sebuah pertanyaan yang berakhir pada sebuah janji.

“Mba Qq kalau cinta tapi dengan tindakan SMS-an dan telepon-teleponan saja boleh ga? Sebenarnya pedekate dalam Islam itu gimana sih?” begitu inti pertanyaan dari beberapa teman (Saya ambil salah satu pertanyaan yang mewakili. Dan tidak saya ubah. Hanya saya tambahkan beberapa huruf pada kata yg disingkat. Dan mengganti beberapa huruf kecil menjadi besar). Saya bingung menjawabnya, selain ketika itu saya sedang sibuk dengan ketikan, saya hanya tahu bahwa itu tidak boleh, tetapi saya tidak memiliki cukup argumentasi untuk menjawabnya. Akhirnya saya hanya menjanjikan, “Tunggu ya? Insya Allah jawabannya saya posting di MP.”

Tapi sekian lama saya belum mempostnya juga. Karena saya memang belum tahu-menahu soalan ini. Tetapi, yang namanya janji tetaplah merupakan sebuah hutang. Karena itu saya merasa harus membayarnya . Dan sekarang, saya akan berusaha menjawabnya, Mohon dimaafkan jika banyak kekeliruan. Dan mohon betulkanlah kawan…

Orang berpacaran, bisa diibaratkan seperti orang yang berjalan dipinggir jurang, jika kita tidak berhati-hati akan sangat mudah terjebur ke dalam jurang tersebut.

“Ah, masak sih gak boleh? Cuma ngobrol doang kok. Menyusun rencana.” Hmmm, terdengarnya sangat mudah bukan? Sangat sepele. Namun sadarkah kita? Bahwa banyak sekali jebakan-jebakan halus di sana. Bisa jadi pada awalnya kita hanya mau ngobrol biasa, dan yakin semuanya akan aman. Tetapi engkau pasti tahu, bahwa setan tidak akn tinggal diam menyaksikan semua itu. Mereka akan terus membisik-bisikkan sesuatu yang indah dalam rangka pacaran. Pembuktian kasih sayang barangkali?

“Trus bagaimana Mbak Qq?” Sebagai seorang muslim/muslimah, ada baiknya kita tanyakan kepada diri kita sendiri. Siapkah menikah?

Jika memang sudah siap, cari calonnya. Dan mintalah perantara, bisa Ustadz/Ustadzah kita. Atau siapa saja yang bisa dipercaya untuk mendapatkan calon yang kita inginkan. Plus perbanyak bermunajat kepada Allah, agar diberikan yang terbaik.

Mungkin kita masih bertanya, “Kalau ta’aruf seperti dalam aturan Islam, gimana ya calon saya nantinya? Cantikkah? Tampankah? Bagaimana kalau saya tidak menyukai tampilannya?”

Pertanyaan itu tentu sangat manusiawi. Tetapi, jika kita berniat menikah kerana Allah, kita tidak akan memandang seperti apa tampilan fisik seseorang bukan? Karena seperti yang disabdakan nabi,

Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, karena agamanya. Pilihlah yang beragama agar kamu beruntung. “(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Saya yakin istilah itu tidak hanya berlaku kepada pria saja. Tetapi bagi wanitapun begitu, jika kita memilih pasangan, pilihlah yang beragama.

“Tapi Mbak Qq, dengan memiliki pacar, kita jadi lebih semangat loh. Baik belajar maupun bekerja.”

Yupz! Semua ini benar (setidaknya dari pengakuan beberapa kenalan saya mengatakan begitu) karena Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri telah berfirman yang artinya,

Dijadikan indah pada (pandangan)manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). [Ali-Imran: 14]

Wallahu alam

Selasa, 12 Mei 2009

Iklan

Responses

  1. qqcakep said: Tetapi, jika kita berniat menikah kerana Allah, kita tidak akan memandang seperti apa tampilan fisik seseorang bukan?

    tetap dibolehkan menimbang pasangan dari fisiknya.. tapi ia tak boleh menjadi alasan utama.Ketika Al-Mughirah bin Syu’bah meminang seorang wanita. Rasulullah bertanya kepadanya, “Apakah engkau telah melihat wanita yang engkau pinang tersebut ?” Belum,” jawab Al-Mughirah.Rasulullah bersabda:“Lihatlah wanita tersebut, karena dengan seperti itu akan lebih pantas untuk melanggengkan hubungan di antara kalian berdua (kelak).” (HR. An-Nasa’i no. 3235, At-Tirmidzi no. 1087. Dishahihkan Al-Imam Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 98)pernikahan itu bukan hal yg simpel… kesholehan memang no.1 dalam menentukan pasangan, tp hal-hal lain tetap perlu diperhatikan.

  2. thanks 4 sharing….

  3. Dan aku yg termasuk yg mnerima cuplikanmu itu shabat…heheu, artikel bgs..tfs

  4. terimakasih ustadah qq kuh…:)

  5. muqorrobin said: tetap dibolehkan menimbang pasangan dari fisiknya.. tapi ia tak boleh menjadi alasan utama.

    Jazakallah khaira katsiira Ustadz Syaikhul. Semoga kelak Qq dapet dua-duanya. Tampan dan shalih. 😀

  6. yousea1 said: thanks 4 sharing….

    You are welcome Yousea Brother.

  7. bulan07 said: Dan aku yg termasuk yg mnerima cuplikanmu itu shabat…heheu, artikel bgs..tfs

    Semoga engkau tidak keberatan Ukhtyna. Terimakasih banyak. Sama” Ukhty Rose.

  8. cupluk0025 said: terimakasih ustadah qq kuh…:)

    Sama” Mas Ekokuh. Amiin yaa Allah. Semoga jadi Ustadzah beneran.

  9. Nice bgt

  10. ariefkurni said: Nice bgt

    Terimakasih banyak Mas Arief.

  11. harus hati2 nie, kadang kita terjebak dlam kata2, harus hati2 juga nie dngn kata2 atw apalh

  12. hmm… nice.. tapi susah.

  13. ajaycuek said: harus hati2 nie, kadang kita terjebak dlam kata2, harus hati2 juga nie dngn kata2 atw apalh

    Yupz. Bener sekali Akhy. Semoga Allah menjaga kita dari kesalahan yang menyesatkan.

  14. cahayaarum said: hmm… nice.. tapi susah.

    Hwekekekek… Susahnya gimana Say?

  15. susahnya ngejalaninnya.. apalagi jaman skr, kalo lewat perantara tuh kesannya kayak jaman siti nurbaya gitu,kata temen,( aku pernah juga depbat dgn seorang teman yang nembak aku he…)

  16. nice posting;))

  17. cahayaarum said: susahnya ngejalaninnya.. apalagi jaman skr, kalo lewat perantara tuh kesannya kayak jaman siti nurbaya gitu,kata temen,( aku pernah juga depbat dgn seorang teman yang nembak aku he…)

    Oh.. pengalaman ya? Kita beza pendapa bolehkan? Hmm… Macam Siti Nurbaya? Padahal itu lebih mengarah pada keamanan.

  18. ni2s said: nice posting;))

    Thank a lot Ninis Sista…

  19. bgs..;))

  20. yup betul ukhty.. beda pendapat boleh,asal jangan berantem ya….aku juga lagi mencobanya ukh… doakan sampe tujuan ya..,moga kuat hiks..

  21. yup betul ukhty.. beda pendapat boleh,asal jangan berantem ya….aku juga lagi mencobanya ukh… doakan sampe tujuan ya..,moga kuat hiks..

  22. baimnastyion said: bgs..;))

    Terimakasih banyak Kanda Baim ^_^

  23. cahayaarum said: yup betul ukhty.. beda pendapat boleh,asal jangan berantem ya….aku juga lagi mencobanya ukh… doakan sampe tujuan ya..,moga kuat hiks..

    Insya Allah tidak sampai berantem ya? Kita kan nyodaraan. He…Semoga. Amiin yaa Allah.

  24. syukron ya ukhti…..

  25. isnanto said: syukron ya ukhti…..

    Waiyyakum Akhy Isnan…

  26. qqcakep said: “Tapi Mbak Qq, dengan memiliki pacar, kita jadi lebih semangat loh. Baik belajar maupun bekerja.”

    waduwh, persepsi yg kayak gini nih yang harus di LURUSkan…..

  27. yunisw said: waduwh, persepsi yg kayak gini nih yang harus di LURUSkan…..

    Yupz. Kebanyakan berkata begitu Ukhty…

  28. Jazakillah ahsanal jaza ukhtyatas jawabannya

  29. uwee344 said: Jazakillah ahsanal jaza ukhtyatas jawabannya

    Waiyyakum Ukhtyna. Semoga Alla Subhanahu wa Ta’ala memberi petunjuk kepada kita semua.

  30. ukhti, kalau menyadur suatu sumber yang dijadikan rujukan dalam membahas suatu masalah harus lengkap. akan lebih bagus. seperti ada tambahan dari ustad muqorrobin. ada pula seorang sohabiyyah yg mengajukan khulu’ atas suaminya Tsabit bin Qois(sahabat utama Nabi SAW) kepada Rosul Muhammad Sollallahu ‘alayhi wassalam. Oleh sebab sohabiyyah R.anha. itu takut tdk bisa berbuat baik kpd suaminya, yang bisa membuat kufur pada ALLAH Ta’ala. Tapi kalau bisa berbuat seperti yg ukhti katakan, itu record progres tersendiri. Ukhti akan berbuat seperti perkataan ukhti sendiri? Alhamdulillah, stok ikhwan yg bagus agamanya banyak(jelek wajahnya). Mau…? (jgn memaksakan diri).Syukron.

  31. alifara said: Ukhti akan berbuat seperti perkataan ukhti sendiri? Alhamdulillah, stok ikhwan yg bagus agamanya banyak(jelek wajahnya). Mau…? (jgn memaksakan diri).Syukron.

    Alhamdulillah ana sudah diberi nhadiah yang bagus dari Allah, Akhy. Baik wajahnya, baik pula agamanya.Insya Allah. Meskipun harus berbagi dengan akhwat lain… Semoga ini pilihan dari Allah.Qq

  32. Subhanalloh, laahaulawalaaquwwata illa billah. Begitu hebat ukhti berbuat seperti itu. n Suami ukhti pastilah ikhwan yg tegar. Ana dulu ditawari Nikah lagi sama mendiang Istri saja gak sanggup. Tidak sanggup apabiala masing2 istri keluar air mata. Ana adalah lelaki yg sensitif, inilah lemahnya umat Nabi SAW yg Muta’akhhirin.

  33. alifara said: Ana dulu ditawari Nikah lagi sama mendiang Istri saja gak sanggup. Tidak sanggup apabiala masing2 istri keluar air mata. Ana adalah lelaki yg sensitif, inilah lemahnya umat Nabi SAW yg Muta’akhhirin.

    Masya Allah… sungguh mengagumkan istri Akhy. Allah tentu sangat menyayangi beliau. Insya Allah. Dan Akhy Ali, tentulah pria yang beruntung beristrikan beliau. Semoga kelak antum dipertemukan kembali dalam keadaan penuh redha dari-Nya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

DARI SATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN KITA BERCERITA DAN BERKARYA UNTUK INDONESIA

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: