Oleh: Ida Raihan | 23 Juni 2009

SISI HATI SEORANG IKHWAN

Baru saja membaca postingan seorang ikhwan mengenai kegagalannya dalam berusaha mendekati akhwat. Meskipun cara penyampaiannya lucu, namun ada pelajaran yang dapat saya ambil darinya, sesuatu yang belum pernah saya sadari sebelumnya.

Mengigatkan saya pada kejadian tahun lalu. Ketika seorang ikhwan menawarkan saya untuk menemani kehidupannya. Bahkan sehari sebelum ia menerima tawaran Ustadznya untuk menikahi salah satu teman mengajinya, ia masih menyempatkan diri untuk menanyaiku sekali lagi. Tapi karena beberapa hal, saya belum berani menerimanya.

Dan setelah itu ia menyampaikan permintaan maafnya karena menghapus ID saya dari listnya. Duhai sebegitunyakah?

Namun akhirnya saya bisa menerima penjelasannya bahwa ia tidak ingin melihat saat saya online nantinya. Karena itu bisa mengingatkan pada rasa hati sebelumnya. Dia tidak ingin hal itu mengganggu kehidupannya dengan wanita yang telah syah baginya.

Tapi karena ID dia belum dihapus dari list saya, maka setiap kali saya mengirimkan offline messag, maka diapun terkirimi juga. Kadang dia membalas ucapan salam saya, kadang juga tidak. Tapi pagi ini saya sedikit bisa melihat dari sudut pandang ikhwan mengenai ini. Hati mereka benar-benar menolak jika masih disapa oleh orang yang gagal didapat meskipun dulunya diharap.

Bagaimana menurutmu Kawan? Haruskah saya menghapus IDnya dari YM list juga?

Rabo, 24 June 2009

Iklan

Responses

  1. ya sebaiknya begitu,agar qq kuh gak mengganggu dia lagi,apa qq kuh gak kasian sama dia..?biarkan dia bahagia tanpa qq kuh ganggu..tapi qq kuh jgn menghapus id aku ya..

  2. Yup..stju..!!

  3. hapus saja bukan kan san ikhwan dah blg g mau tak ingin mau mengingat rasa hati sebelumnyaberrati diapun mungkin g mau mba qq sapa

  4. Hapus aja. . Gapapa koq. . [tpi jgn ID ku ya, aq kan masih. . . . . :”> ]

  5. kasih judul…BINGUNG….GA TAU

  6. wah gawat tuh, bisa menumbuhkan benih2 di hati kembalicinta memang terkadang membingungkan, ibarat angin, dapat diarasa tak dapat diraba, tak bisa dipastikan kapan datangnya tak pula dapat direngkuh tuk selamanya

  7. cupluk0025 said: ya sebaiknya begitu,agar qq kuh gak mengganggu dia lagi,apa qq kuh gak kasian sama dia..?biarkan dia bahagia tanpa qq kuh ganggu..tapi qq kuh jgn menghapus id aku ya..

    Mas Eko kuh selama Mas Eko baik pada Qq, tidak menyakiti Qq, insya Allah Mas Eko akan tetap ada di sana. Hikz… sok melankolis deh.

  8. kulakankosmetik said: Yup..stju..!!

    Setuju apa nie? Hikz…

  9. zakia3ana said: hapus saja bukan kan san ikhwan dah blg g mau tak ingin mau mengingat rasa hati sebelumnyaberrati diapun mungkin g mau mba qq sapa

    Ya, seharusnya ana berfikir ke situ sejak dulu. Hikz… jahat ya Qq? Syukron ya Say…

  10. wrsen0 said: Hapus aja. . Gapapa koq. . [tpi jgn ID ku ya, aq kan masih. . . . . :”> ]

    Hu’uh. Qq juga masih ….. Kang Seno. :-p

  11. ugroseno said: kasih judul…BINGUNG….GA TAU

    Makacih banyak Kang Ugro Seno. Tapi masih kurang sreg. 😀

  12. elysiarizqy said: wah gawat tuh, bisa menumbuhkan benih2 di hati kembalicinta memang terkadang membingungkan, ibarat angin, dapat diarasa tak dapat diraba, tak bisa dipastikan kapan datangnya tak pula dapat direngkuh tuk selamanya

    Begitukah? Ah… cinta… benarkah semembingungkan itu dirimu? Hikz…

  13. Teganya…Kasihan,bu..

  14. Teganya…Kasihan,bu..Dia mungkin terpaksa jawab salam bu qq krn tau wajibnya ngjawab salam=)

  15. iy mba qq, sbnerny sh gk perlukn..knapa ya si ?? ngapus mba qq, itu memutus silaturahmi dund..uhm, susah wat ikhlas ya..* polos mode *

  16. mungkin dihapus akan lebih baik ukh..semua demi kebaikan 🙂

  17. hokage5056 said: Teganya…Kasihan,bu..Dia mungkin terpaksa jawab salam bu qq krn tau wajibnya ngjawab salam=)

    Iya ya? Ah… jadi ngerasa bersalah banget nie. Makasih banyak Nanda.

  18. adithgeek said: iy mba qq, sbnerny sh gk perlukn..knapa ya si ?? ngapus mba qq, itu memutus silaturahmi dund..uhm, susah wat ikhlas ya..* polos mode *

    Iya juga sih. Tapi demi kebaikan. Ah… Qq pun mesti menghapus ID dia juga nie.

  19. bulan07 said: mungkin dihapus akan lebih baik ukh..semua demi kebaikan 🙂

    Ya Ukhty Rose. Syukron ya? Tapi jantung ana kok jadi aneh gini ya? Hikz…

  20. kini dia sudah menjalani sebuah bahtera dengan pilihannya, lalu untuk apa kita masih ingin menyapanya, hati-hati ukhti hati kita sering tergelincir dan sulit membedakan sebuah alasan untuk kembali berkomunikasi dengan silaturahmi… kita tidak pernah tahu kedalaman hati seseorang… bantulah diri kita untuk menjaga hati begitu juga dengannya, jadi lebih baik hapus saja kontaknya agar tidak selalu teringat…afwan ^_^

  21. fmcute said: kini dia sudah menjalani sebuah bahtera dengan pilihannya, lalu untuk apa kita masih ingin menyapanya, hati-hati ukhti hati kita sering tergelincir dan sulit membedakan sebuah alasan untuk kembali berkomunikasi dengan silaturahmi… kita tidak pernah tahu kedalaman hati seseorang… bantulah diri kita untuk menjaga hati begitu juga dengannya, jadi lebih baik hapus saja kontaknya agar tidak selalu teringat…afwan ^_^

    Jazakillah khairan katsiira Ukhty. Ukhty benar. Ah… mengapa selama ini ana tidak menyadari bahwa ana telah berbuat aniaya. Jadi pingin nangis baca ini. Ampunkan diriku yaa Allah. Syukron katsiira ya Ukhty FmCute.

  22. klu demì kebaikan..Apus aj.,hhoaniaya? menyakiti dirì sndri ya..zhalìm..klu misal ad ikhwan dn akhwatny blum ad yg brumah tangga..tp kduany, bnar2 ingin menjaga..ap hrs d hapus jg..

  23. adithgeek said: klu demì kebaikan..Apus aj.,hhoaniaya? menyakiti dirì sndri ya..zhalìm..klu misal ad ikhwan dn akhwatny blum ad yg brumah tangga..tp kduany, bnar2 ingin menjaga..ap hrs d hapus jg..

    Ya, sudah ana hapus.Ya, aniaya diri sendiri, kerana telah membiarkan diri ini mengganggu ketenangannya.Ya, aniaya kepadanya, kerana bisa jadi ia tertekan ketika melihat ana. Ah… mungkin terlalu berlebihan. Ana yakin skrg beliau telah lupa pada ana. Walaupun kami akhirnya berencana tuk bertetanggaan.

  24. syukur alhamdulillah kl sudah dihapus…mgkin bs mngbati rs skt yg pnh ada pdnya…

  25. jepretanhidup said: syukur alhamdulillah kl sudah dihapus…mgkin bs mngbati rs skt yg pnh ada pdnya…

    Ah… ana tetap telah melukainya. Kerana sudah berbulan-bulan baru ana hapus.Tapi, ana yakin ia tidak sakit kok. Ia tabah dalam menjalani semua cobaan hidup. Insya Allah. Semoga ia bahagia…

  26. hapus aja kalo emang perlu, demi kebaikan. 😀

  27. nazhara said: hapus aja kalo emang perlu, demi kebaikan. 😀

    Iya Ukhty Nazhara. Sdh ana hapus kok.

  28. salam alaik yaa ukhtii / habibtii yaaa……..terserah kau menilainya….heheheh gmn kbrnya hari ini? moga alloh memberikan yg terbaik untukmu…

  29. klo menurut ana sih,………..apasih beratnya mendelet….dari pada mengganggu ketenangan org, dan juga dirimu, karena udah gak ada …………….lagi. heheheeh sok tau…….

  30. jokomelas said: salam alaik yaa ukhtii / habibtii yaaa……..terserah kau menilainya….heheheh gmn kbrnya hari ini? moga alloh memberikan yg terbaik untukmu…

    Alaikumsalamwarohmatullahiwabarokaatuhu, yaa Akhy. Habibiy :-p (ugh.. jelek ah!)Alhamdulillah hari ini baik sekali Akhy. Syukron. Semoga begitu juga kabar AKhy dan keluarga.

  31. jokomelas said: dan juga dirimu, karena udah gak ada …………….lagi.

    Sapa bilang? Dia masih pernah menawarkan untuk menjadi yang ke dua loh :-p

  32. sama ukh, ana juga gitu hehehe (ngaku nih )

  33. abahehamzah said: sama ukh, ana juga gitu hehehe (ngaku nih )

    Wekekekekeke.. ternyata kutak sendiri. :-p

  34. kisah seperti ini sebenarnya tak usah dirilis disini. ikhwan itu punya istri, kolega, kerabat, dan lain2. kalau sampai muncul dipermukaan Cerita Ukhti, yg malu ya ikwan itu. Tapi insyaALLAH, sekonyol atau bodohnya seorang ikhwan, tidak akan guluw sikapnya. Nah.., dari sini sebenarnya ketahuan secerdas apapun ahwat itu, ia punya kekurangan(bengkok dalam menyikapi peristiwa ). Menjaga rahasia saudara kita lebih utama, dari pada seperti memakan bangkainya(ghibah). bukan begitu? afwan. Wassalam

  35. alifara said: kisah seperti ini sebenarnya tak usah dirilis disini. ikhwan itu punya istri, kolega, kerabat, dan lain2. kalau sampai muncul dipermukaan Cerita Ukhti, yg malu ya ikwan itu. Tapi insyaALLAH, sekonyol atau bodohnya seorang ikhwan, tidak akan guluw sikapnya. Nah.., dari sini sebenarnya ketahuan secerdas apapun ahwat itu, ia punya kekurangan(bengkok dalam menyikapi peristiwa ). Menjaga rahasia saudara kita lebih utama, dari pada seperti memakan bangkainya(ghibah). bukan begitu? afwan. Wassalam

    Anakan tidak menyebutkan siapa ikhwan tersebut Akhy. Dan ana membutuhkan pemasukan dari ikhwah lain. Jadi ana menggunakan cara ini untuk mengambil keputusan. Sama skli tiada niatan berghibahpon. Afwan jk krg berkenan.:)

  36. afwan jg ummu qq. ana hanya menyampaikn pandangan bahwa “seperti itulah pandangan ikhwan yg ingin terjaga kehormatannya”. Masalah pribadi tidak akan diboyong ke Publik(kcuali yg layak) kayak infotaement .gitu. sekali lagi afwan.

  37. alifara said: afwan jg ummu qq. ana hanya menyampaikn pandangan bahwa “seperti itulah pandangan ikhwan yg ingin terjaga kehormatannya”. Masalah pribadi tidak akan diboyong ke Publik(kcuali yg layak) kayak infotaement .gitu. sekali lagi afwan.

    Hehe… terimakasih banyak ya Akhy Ali. 🙂

  38. oya ummi qq, kemarin ana ta’aruf ke ahwat. dia yatim piatu, gk punya kerabat. Tinggal menumpang dirumah temannya(alumni ponpes). Tapi ana kurang respek, karena bagi ana ahwat itu kurang elok facenya(ana gak nyari cantik, tp jgn yg jelek+ itu juga karna ana lumyan handsom.hehehe..).makanya ana ragu2. Tapi kasihan sekali sama dia. Apakah memang menikah(karna kasihan) dgn ahwat tdk elok itu hrs dilakukan? Supaya Alloh menambah pahala buat ana? Bukankah Zainab binti jahsyi tdk bisa berbuat baik pada suaminya,Zaid bin Haritsah? yg akhirnya Cerai? ana sdh temukn jawabannya, tp tetap bingung2. karna bukankah sakit hati itu ketika ditolakkkk? beri masukan ya?

  39. alifara said: oya ummi qq, kemarin ana ta’aruf ke ahwat. dia yatim piatu, gk punya kerabat. Tinggal menumpang dirumah temannya(alumni ponpes). Tapi ana kurang respek, karena bagi ana ahwat itu kurang elok facenya(ana gak nyari cantik, tp jgn yg jelek+ itu juga karna ana lumyan handsom.hehehe..).makanya ana ragu2. Tapi kasihan sekali sama dia. Apakah memang menikah(karna kasihan) dgn ahwat tdk elok itu hrs dilakukan? Supaya Alloh menambah pahala buat ana? Bukankah Zainab binti jahsyi tdk bisa berbuat baik pada suaminya,Zaid bin Haritsah? yg akhirnya Cerai? ana sdh temukn jawabannya, tp tetap bingung2. karna bukankah sakit hati itu ketika ditolakkkk? beri masukan ya?

    Akhy, jujur ana menyayangkan tindakan Akhy. Hanya kerana ianya tidak cantik Akhy jadi tidak mendahulukan diennya. Jika niat Akhy menikah kerana Allah Ta’ala, untuk dakwah, jika dengan menikahinya akhwat tersebut tertolong diennya, ekonominya, mengapa tidak? Cinta butuh proses kan Akhy? Jika akhwat tersebut baik, nanti insya Allah, Allah akan menumbuhkan cinta dihati antum. Pertimbangkan kemaslahatannya. Jika Akhy yakin dengan menikahinya akan membawa kemaslahan bagi dien ini, bagi ummat ini, bagi generasi Islam, mengapa tidak?Hmmm maafkan ana, ini hanya masukan dari ana. Tapi tetap semua kembali kepada Akhy. Toh bisa jadi gadis itu tidak sempurna dimata Akhy, namun ia bisa menjadi sempurna dimata ikhwan lain. Insya Allah. Wallahu a’lam. 🙂

  40. syukron sekali, ummu qq. karena hati ini selalu was2. ana hanya khawatir suatu saat tidak bisa membahagiakannya. Yang akhirnya melemahkan urusan ad-dien ana. Tapi ana akn prtimbangkan baik2. mungkin saja ana memang harus berkorban untuk kemuliyaan seorng muslimah. atau dia diberi yg lebih baik dari ana. atau kalau dia jadi istri ana, insyaalloh pd saat itu juga ana sdh bisa mencintainya. Deadlinenya 2 hari lagi.Jazakillah

  41. alifara said: syukron sekali, ummu qq. karena hati ini selalu was2. ana hanya khawatir suatu saat tidak bisa membahagiakannya. Yang akhirnya melemahkan urusan ad-dien ana. Tapi ana akn prtimbangkan baik2. mungkin saja ana memang harus berkorban untuk kemuliyaan seorng muslimah. atau dia diberi yg lebih baik dari ana. atau kalau dia jadi istri ana, insyaalloh pd saat itu juga ana sdh bisa mencintainya. Deadlinenya 2 hari lagi.Jazakillah

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menunjuki yang terbaik bagi Akhy Ali. 🙂

  42. amiiiin….,ana sekarang jg bingung. full Pusing…ada lagi data yg masuk. Cantiiiiknya ..luar biasa.hehe… tapi kakinya cacat(pakai kursi Roda). Mentang2 ana duda dikasih yg tdk biasa. Suruh tolong terus. n Sebenarnya ana cenderung yg ke2 ini.tp krna yg kedua ini akhwat yg berkecukupan, dan pandai lagi lebih dinamis. Maka ana rasa dia mampu untuk mencari2 lg. akhirnya ana pilih yg pertama(masalah ada lagi, yg ini gak bisa baca tulis latin kecuali arab p<!–

  43. alifara said: amiiiin….,ana sekarang jg bingung. full Pusing…ada lagi data yg masuk. Cantiiiiknya ..luar biasa.hehe… tapi kakinya cacat(pakai kursi Roda). Mentang2 ana duda dikasih yg tdk biasa. Suruh tolong terus. n Sebenarnya ana cenderung yg ke2 ini.tp krna yg kedua ini akhwat yg berkecukupan, dan pandai lagi lebih dinamis. Maka ana rasa dia mampu untuk mencari2 lg. akhirnya ana pilih yg pertama(masalah ada lagi, yg ini gak bisa baca tulis latin kecuali arab p<!–

    Masya Allah, banyak pahala yang menghadang Akhy tu. Hayuk dunk, lebih dimantepkan lagi. Tidak bisa tulis latin? Emang beliau orang mana Akhy?

  44. orang Kalimantan, pedalaman kali.hehe…terus dihijrahkan ke jember. sedang ana domisili Probolinggo, Jatim. Oya…kalau ana nanti cari istri ke2, ummu qq carikan ya? afwan…..n ana masih 32 th.jd ada peluang.Bukan begitu?

  45. alifara said: orang Kalimantan, pedalaman kali.hehe…terus dihijrahkan ke jember. sedang ana domisili Probolinggo, Jatim. Oya…kalau ana nanti cari istri ke2, ummu qq carikan ya? afwan…..n ana masih 32 th.jd ada peluang.Bukan begitu?

    Kalimantan? Di sana pakai bahasa Arabnya, bahasa kesehariannya? Hmmm serius nie? Yang lebih tua dari Akhy mau? Ana kenalkan ngan teman ana, insya Allah.

  46. wa’alykum Salam Warohmatullohi wabarokaatuhu. Klo bahasa ana gak tahu. soalnya gak prnah ngomong2 sama beliauwati. Tp katanya bisa jawa dikit, lumayanlah…n klo lbih tua, masyaaalloh apa yg harus ana lakukan? menerima petuah2nya tiap hari? hehe…afwan canda. Klo gitu sekrang satu dululah saja. ana qona’ah kok. Yg ada nanti dirawat, disyukuri, n dibelanja’in tentunya. bukn begitu? wassalam

  47. alifara said: wa’alykum Salam Warohmatullohi wabarokaatuhu. Klo bahasa ana gak tahu. soalnya gak prnah ngomong2 sama beliauwati. Tp katanya bisa jawa dikit, lumayanlah…n klo lbih tua, masyaaalloh apa yg harus ana lakukan? menerima petuah2nya tiap hari? hehe…afwan canda. Klo gitu sekrang satu dululah saja. ana qona’ah kok. Yg ada nanti dirawat, disyukuri, n dibelanja’in tentunya. bukn begitu? wassalam

    Wekekekekek… emang istri yg lebih tua usianya selalu begitu? Ana rasa tidak selalu. Usia ana lebih tua dari suami, tapi tetap ana mematuhi dan meminta petuah beliau selalu, selama itu masih dalam koridor yg benar. Insya Allah.:)

  48. begitu ya..? hebat suami ukhti. Tp ana satu sj dulu. Buat plening yg jelas dulu.Spy lbih teratur. Ana belum siap tuk hal itu. oya, seorang suami itu gak suka diomeli. klau gk cocok ngomong yg baik2, santun…itu akan berharga dipendengaran suami.syukron

  49. alifara said: begitu ya..? hebat suami ukhti. Tp ana satu sj dulu. Buat plening yg jelas dulu.Spy lbih teratur. Ana belum siap tuk hal itu. oya, seorang suami itu gak suka diomeli. klau gk cocok ngomong yg baik2, santun…itu akan berharga dipendengaran suami.syukron

    Akhy Ali tentu lebih tahu apa yang Akhy butuhkan. Hmmm, terimakasih banyak tambahan pengetahuannya Akhy. Insya Alah, ana tidak akan ngomel” pada suami. Alhamdulillah dapet tipz yg bermanfaat 🙂 Jazakallah khairan katsiira…

  50. wa jazakillah, ya ummu qq. n insyalloh ana nikah di Februari. syukron atas nasehatnya tuk menikahi ahwat tersebut( ana berlepas tangan dr keinginan diri ini tuk mendapat kepuasan dunia, ana hanya ingin mempersiapkan diri ketika harus menyusul mendiang istri. Pasca hidup tanpa mendiang istri, slalu sering hampa. Tp insyaalloh ana kan istiqomah dgn mujahadah2 sholeh.-moga sampai akhir hayat dmikian).syukron

  51. alifara said: wa jazakillah, ya ummu qq. n insyalloh ana nikah di Februari. syukron atas nasehatnya tuk menikahi ahwat tersebut( ana berlepas tangan dr keinginan diri ini tuk mendapat kepuasan dunia, ana hanya ingin mempersiapkan diri ketika harus menyusul mendiang istri. Pasca hidup tanpa mendiang istri, slalu sering hampa. Tp insyaalloh ana kan istiqomah dgn mujahadah2 sholeh.-moga sampai akhir hayat dmikian).syukron

    Barokallahufiik. Semoga apa yang sudah menjadi keputusan Akhy Ali, perolehi keredhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beroleh kepuasan lahir dan bathin. Dunia-akhirat.:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

DARI SATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN KITA BERCERITA DAN BERKARYA UNTUK INDONESIA

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: