Oleh: Ida Raihan | 31 Agustus 2009

Bidadari Diujung Pagi

Jam menunjukkan angka 10 lebih sedikit, ketika aku berjalan ditrotoar Castle Peak Road. Menunduk sambil mengingat-ingat hafalanku yang tersendat-sendat. Sudah tiga Minggu. Ya tiga Minggu, dan belum hafal juga! Padahal pendek saja. Ugh…!

Bus-bus kota menebarkan debu yang tak tampak oleh mata. Namun cukup menyesakkan. Terlihat sehat diluarannya, namun beracun di dalamnya. Ah… rasanya tetap pilih Indonesia.

Di Indonesia, debu yang diterbangkan kendaraan terlihat oleh mata kita, sehingga kita bisa menutup hidung dan mulut. Tapi di Hong Kong, debu tidak tampak, nyaman saja ketika berjalan. Tahu-tahu ‘klepek’ sesampainya di rumah. Hufh…

“Hi are you Muslim?” sebuah suara khas kanak-kanak terdengar dekat denganku. Akupun menoleh. Dua pasang mata bening tanpa dosa menatapku. Dua bibir mungil tersenyum.
“Hi too. Yes I am.” sahutku mantap.
“We are Muslim too.”
“Alhamdulillah. Nice to meet you.” sahutku lagi. “So what is your name?”
“I’m Najrah.” begitu yang terdengar. Meskipun dia sudah mengulangnya dua kali.
“How about you?” aku menoleh ke yang satu lagi. Yang lebih muda. Kutaksir dia baru berumur 5 tahun. Dan kakaknya 7 tahun.
“Halimah.”
“Ouw, My sister’s name, Halimah too.” sahutku senang.
“Yeah, many people used Halimah for their name.” sahut si kecil. Seharusnya sampai di sini kami berpisah karena dia telah menunjuk rumahnya yang sudah sampai. Namun ketika kukatakan bahwa rumahku next gang, keduanya tidak jadi berbelok. Dan memutuskan untuk ikut berjalan denganku.
“Kamu tahu,” tanya Najrah. Aku menoleh. “kita orang Islam diharuskan memakai nama yang Islami.”
“Ya aku tahu itu.”
“Nama Islami yang maknanya baik.” lanjutnya. Aku menyimak. “Karena, kelak Allah akan memanggil nama-nama kita.”
Aku diam. Sekali dua menoleh ke arahnya.
“Ada perintah untuk membuatkan nama yang baik.” Sambuk Najrah. Aku tersenyum. “Kita harus mematuhinya.”
“Kamu tahu syaitan?” tanyanya lagi. Tapi sepertinya ia tidak membutuhkan jawabanku, karena dia langsung melanjutkan. “Syaitan tidak patuh, maka dia dihukum. Dan masuk neraka.”
Aku terhenyak. Dalam hati aku menebak, kedua gadis kecil ini pasti tumbuh dalam keluarga yang agamanya bagus. Diusianya yang masih sangat belia, keduanya telah mampu mendakwahkan suatu ilmu. Setelah berpisah dengannya, aku merenungi diriku sendiri. Apa yang aku bisa? Apa yang telah aku usahakan untuk berdakwah? Bukankah ada kalimat ‘sampaikanlah walau satu ayat’

Aku telah kalah. Kalah terhadap dua bidadari kecil diujung pagi itu.

Namun aku juga belajar dari keduanya, untuk berani menyampaikan apa yang aku tahu.

Senja menunggu buka.
Cheung Sha Wan, 27 Agustus 2009

Iklan

Responses

  1. qq sendiri yang ngalami??? Subhanallah…

  2. bukan kalah mungkin kedua anak itu lebih dulu ajah kali qnice to read this

  3. ryanthiemungil said: qq sendiri yang ngalami??? Subhanallah…

    Hehe, Iya Ukhty. Kagetkan Qq ada di HK? 😀

  4. elysiarizqy said: bukan kalah mungkin kedua anak itu lebih dulu ajah kali qnice to read this

    Semangat kedua anak itu, benar-benar kentara Akhy. Sedangkan ana selama ini rasanya kelu kalau mau mengingatkan teman yang berbuat salah.

  5. Bagus untuk renungan bulan ramadhan ini..Happy ramadhan sis..

  6. Bagus untuk renungan bulan ramadhan ini..Happy ramadhan sis..

  7. qqcakep said: Semangat kedua anak itu, benar-benar kentara Akhy. Sedangkan ana selama ini rasanya kelu kalau mau mengingatkan teman yang berbuat salah.

    setidaknya ini pelajaran yang berharga buat kita semua ya q

  8. zackycute said: Bagus untuk renungan bulan ramadhan ini..Happy ramadhan sis..

    Terimakasih banyak, Zacky Brother :)^_^

  9. elysiarizqy said: setidaknya ini pelajaran yang berharga buat kita semua ya q

    Yupz, begitulah kiranya Kang Marno. Jadi Qq ingin mengenang kejadian ini dengan menuliskannya di sini. :)^_^

  10. Islam is all over the world…

  11. orangjava said: Islam is all over the world…

    Yeah. You are right, Suranto Brother.

  12. dah lama disana q?? apa memang udah dari dulu yah?

  13. Subhanallah, sbg bahan renungan kita ^_^,Jazakillah khair ukht telah berbagi kisah

  14. ryanthiemungil said: dah lama disana q?? apa memang udah dari dulu yah?

    Hehe, udah dari dulu Ukhty Ryanthi.^_^

  15. tazkiatunnafs said: Subhanallah, sbg bahan renungan kita ^_^,Jazakillah khair ukht telah berbagi kisah

    Waiyyakum Ukhty Dewi. Semoga bermanfaat.^_^

  16. Jazakillah Khoyr sharingnya ukht..^_^

  17. ummuazka said: Jazakillah Khoyr sharingnya ukht..^_^

    Waiyyaki Ummu :)^_^

  18. ukhti qq di hk sendiri pa sama keluarga ?

  19. cahayaimani said: ukhti qq di hk sendiri pa sama keluarga ?

    Sendiri Ukhty.

  20. sukron qq kuh,aq senang baca kisah ini,sungguh mulia gadis itu..,rumah qq deket gak ma rumah si gadis itu..?

  21. cupluk0025 said: sukron qq kuh,aq senang baca kisah ini,sungguh mulia gadis itu..,rumah qq deket gak ma rumah si gadis itu..?

    Lah kan udah dijelasin tu rumah Qq deketan, next gang. Gang selanjutnya. :)Terimakasih banyak Mas Eko. Semoga bermanfaat.^_^

  22. Subhanallah! Salam sayang untuk anak-anak pinter itu ya nduk. Selamat menjalankan ibadah, dari kesucian kita akan kembali ke kesucian belaka. Maaf lahair batin.

  23. jandra22 said: Subhanallah! Salam sayang untuk anak-anak pinter itu ya nduk. Selamat menjalankan ibadah, dari kesucian kita akan kembali ke kesucian belaka. Maaf lahair batin.

    Mereka anak-anak yang diberkahi Bunda. Betapa senang punyai anak sepandai mereka. Terikasih banyak Bunda. Semoga Bunda Jandra dan keluarga peroleh barokah dari-Nya.^_^

  24. Semoga qt dkaruniai keturunan yg sholeh..Mm..calon anak2 sholeh..adalah tanggung jawab calon ayahmu ini utk mencarikan ibunda sholehamu : )Mohon do’a nya y rekan2..

  25. hokage5056 said: Semoga qt dkaruniai keturunan yg sholeh..Mm..calon anak2 sholeh..adalah tanggung jawab calon ayahmu ini utk mencarikan ibunda sholehamu : )Mohon do’a nya y rekan2..

    Subhanallah, ana jadi terharu membacanya Nanda. Insya Allah Nanda akan memperolehnya. Semoga. Ah… jadi ingat pesannya Ustadz Cinta…^_^

  26. setahu aku, dirimu di lampung. kan waktu Islam Menjawab ngadain kuis ramadhan taun lalu kan dirimu menang n bilang lagi di lampung.*apa aku yang salah baca yaah*

  27. ryanthiemungil said: setahu aku, dirimu di lampung. kan waktu Islam Menjawab ngadain kuis ramadhan taun lalu kan dirimu menang n bilang lagi di lampung.*apa aku yang salah baca yaah*

    Salah baca tu Uni :D. Qq hanya bilang orang Lampung. Tapi tidak bilang di Lampung. Hehe…~_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH – JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

Dari satu tempat ke tempat lain kita bercerita dan berkarya untuk Nusantara

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Mr. Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: