Oleh: Ida Raihan | 7 Februari 2010

Hong Kong Library Menolak Eramuslim

Hari ini hujan mengguyur kota Hong Kong. Sejak pagi hingga sore, sehingga beberapa agenda terpaksa saya batalkan. Diantaranya menghadiri undangan di acara yang menghadirkan Palapa. Beberapa waktu yang lalu teman sesama kontributor dari tabloid RoseMawar menelepon dan menyuruh saya menghadiri undangan diacaranya Palapa (kalau gak salah, group dangdut dari Indo ya?).

Tapi karena hujan yang deras dan bawaan saya bertambah berat (dapat tambahan buku tebal enam eksemplar), maka saya tidak bisa ke sana. Pertemuan dengan beberapa temanpun terpaksa saya batalkan.

Dzuhur melewati depan gedung KJRI, ternyata di sana banyak teman-teman yang sedang berdemo. Sayup-sayup yang saya dengar dari teriakannya, mereka meminta agar biaya penempatan pekerja dikurangi. Wajar, selama ini biaya penempatan pekerja di Hong Kong tujuh bulan potongan gaji (seputar Rp 30 juta). Bagi kami uang segitu lebih dari sekedar banyak. Padahal pemerintah Hong Kong sendiri hanya menerapkan biaya yang dikenakan dari pekerja adalah 10% dari gaji pertama. Enak bangetkan para Agency dan PJTKI Indonesia (Dalam novelku yang akan segera terbit, insya Allah, saya menuliskan, “Sebuah pemerasan yang dilegalkan. Terkutuk mereka dengan semua pihaknya.” Mohon tidak komplain)?

Saya berniat mengambil camera ketika payung saya terjatuh diterpa angin. Akhirnya saya batalkan niat mengambil photo aksi pendemo. Karena tas sayapun turut basah. Saya lanjutkan berjalan menuju FSM (Forum Silaturrahmi Muslimah) di gedung BRI (numpang sholat). Ketika hendak sholat, seorang teman lain yang baru datang, meminta saya untuk menjadi imam, meskipun saya belum seberapa berani untuk menjadi imam, demi 27 derajat yang dijanjikan, maka sayapun menerima. Lebih baik dari pada sholat sendirian saya rasa.

Usai sholat langsung berangkat ke Hong Kong Library (Perpustakaan Hong Kong – ini diluar rencana-). Di sinilah cerita sebenarnya yang ingin saya tulis. Di tempat ini saya bertemu dengan tiga orang teman sesama penulis. Satu diantaranya meminta saya untuk membantu mengkoreksi tulisannya (padahal yang diminta tidak lebih pandai dari yang meminta). Sekitar satu jam kami bersama. Setelah kepergiannya saya kembali meneruskan ketikan, namun baru dapat beberapa kalimat saja, saya teringat sesuatu yang akhirnya mendorong saya untuk membuka Eramuslim. Tapi, tuing tuing, begitu nada dalam benak saya, saya ulangi sekali lagi mengklik Eramuslim, masih sama, sekali lagi hingga berkali-kali. Tetap sama, dengan jawaban, Internet organisasi Anda menggunakan kebijakan membatasi akses ke halaman ini saat ini. Reason: The Websense category “Racism and Hate” is filtered (bahasa Inggris saya kurang bagus, maka saya tanya kebeberapa teman di YM untuk meyakinkan. Salah satu jawaban yang saya terima adalah: “Untuk web yang termasuk kategori berbau rasisme (SARA, Suku, Antar Golongan, Ras, Agama) dan kebencian maka akan disaring atau lebih tepatnya ditolak”).

Heh? Apakah aturan ini berlaku untuk semua situs Islam? Penasaran. Saya coba mengingat semua situs Islam yang pernah saya kunjungi. Namun yang ketemu hanya dua saja,Muslimdaily dan Dakwatuna ternyata keduanya bisa dibuka. Saya coba kembali ke Eramuslim. Tetap menolak. Akhirnya saya menyerah dan kembali dengan ketikan yang tertunda. Apa bedanya Eramuslim dan kedua situs yang lain? Mengapa ia ditolak sementara yang lain tidak? Sayangnya tidak terpikir untuk menggunakan Firefox, dibenak saya. Baru beberapa jam kemudian dapat masukan dari seorang teman di YM, ketika saya sudah sampai di rumah.

Untuk teman-teman yang berada di Hong Kong, tolong ya, kalau ke sana klik tuh link. Penasaran 😀

Ida Raihan
Cause Way Bay, Minggu 7 February 2010

Iklan

Responses

  1. Apa ini di Central Library Hong Kong yang di Victoria Park???

  2. orangjava said: Apa ini di Central Library Hong Kong yang di Victoria Park???

    Hu’um Pak. Sepertinya Pak Suranto mengenali?

  3. Owh begtu ceritanya 😀

  4. Coba nanti kalau simbah ke sana.. 😀

  5. Ditunggu nvlnya

  6. ivoniezahra said: Owh begtu ceritanya 😀

    Hu’um. Dirimu sh tak minta duduk disebelahku gak mau. Tadinya mau Ida minta tuk mencuba.

  7. farikhsaba said: Coba nanti kalau simbah ke sana.. 😀

    Kalau ke sana kabarin Ida ya Mbah 😀

  8. bulan07 said: Ditunggu nvlnya

    Insya Allah. Doain ya Ukhty Bulan 🙂

  9. Kenapa yah ???

  10. meythree said: Kenapa yah ???

    Hehe…, belum tahu juga daku 😀

  11. ooooo itu yng bikin masalah cucu eyang,,,,heheheheheheheheh

  12. kiagenggiri said: ooooo itu yng bikin masalah cucu eyang,,,,heheheheheheheheh

    Hu’um, Yang. Eyang matanya bikin takut saja 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

DARI SATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN KITA BERCERITA DAN BERKARYA UNTUK INDONESIA

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: