Oleh: Ida Raihan | 2 Januari 2012

Buku Soloku, Novel, Cintaku di Negeri Jacky Chan.

Diterbitkan penerbil Jendela – Zikrul Hakim.

Sinopsis

Ia tidak pedulikan ketika usianya mencapai julukan perawan tua. Demi adik-adiknya ia mengesampingkan keinginannya untuk segera menikah. Ia nekat pergi ke negeri Jacky Chan demi sejumlah uang untuk menebus pendidikan adik-adiknya yang ketika itu sangat mahal. Dan ia juga dendam terhadap pemerintahan negaranya sendiri. Indonesia.

Namun, kehidupan di Hong Kong telah mengubah semuanya. Ia yang berasal dari desa yang sangat udik, mengalami perubahan. Kemajuan zaman dan perkembangan technology yang begitu pesat tidak meninggalkannya menjadi yang terbelakang. Kehidupan permayaan telah menjadi bagian dari hidupnya. Computer, chating, browsing, blogging, writing telah menjadi bagian dari rutinitasnya sehari-hari. Seolah-olah di sanalah ia hidup. Di sana ia bersosialisasi dengan banyak orang dari berbagai lingkungan. Bahkan dari manca negara.

Ia tidak lupa cita-citanya. Ia menangis ketika melihat seragam sekolah. Teringat akan keinginannya menjadi mahasiswa kedokteran yang tidak pernah ia kecap sebelumnya. Yang hanya ia hayalkan saja. Hingga suatu hari, pertemuannya dengan salah seorang di permayaan, bernama Herman telah mendobrak hasratnya kembali. Hinaan pria itu telah menjadi api penyemangat dalam jiwanya. Ia ingin membuktikan kepada dunia. Bahwa ia tidak hanya layak dihina sedemikian rupa. Dalam tangisnya ia bersumpah akan membuat dunia membuka mata. Bahwa ia mampu seperti mereka… iapun melanjutkan sekolahnya. Melalui jalur kejar paket yang disediakan oleh pemerintah Indonesia di negeri rantau sana.

Azura namanya. Gadis dengan usia hampir kepala tiga itu nekat mengikuti pelajaran yang telah lama ia lupakan. Ia memulai dari nol lagi. Dan meskipun dengan susah payah memaksa otaknya, akhirnya ia berhasil peroleh ijazah SMA nya.

Di Hong Kong, Azura juga dipertemukan dengan gadis misterius, yang menjatuhkan diri dari jembatan layang di atas Victoria Park. Yang kemudian meninggalkan sebuah amanah berat baginya. Menghantui malam-malamnya hampir selama satu tahun. Diselingi kisah perdebatan politik yang berakhir meyakitkan. Berdampak pada cintanya yang mulai ia perhatikan. Ditinggalkan orang yang ia butuhkan. Dihadapkan dengan dua sosok yang memiliki kelainan. Bahkan hingga penawaran menjadi istri kedua seseorang…

Bagaimana kisah selanjutnya? Temukan dalam buku, Cintaku di Negeri Jacky Chan’ karya Ida Raihan.

Ida Raihan

http://qqcakep.multiply.com

https://idaraihan.wordpress.com

Bintaro, Selasa, 3 January 2012 (08:36)

Iklan

Responses

  1. pertamax … Mb Ida, ayo dipostkan di iua jg Mb ,,mo jalan2 di rmh Mb Ida yg lain ach…

  2. bukunya banyak jg ….bagi dunk … :haha * jd ingat hp kmrn 😀

  3. arifah89 said: pertamax … Mb Ida, ayo dipostkan di iua jg Mb ,,mo jalan2 di rmh Mb Ida yg lain ach…

    Oh.. Okeh insya Allah Ida posting di sana 🙂

  4. arifah89 said: bukunya banyak jg ….bagi dunk … :haha * jd ingat hp kmrn 😀

    Hihi… ada di Gramedia terdekat. Caru gih :-p. Kenapa dengan HP nie?

  5. Waw, dah nerbitin buku ya, mantap dong. Pengin banget bisa nyusul kaya Qq tapi ga punya imajinasi sama sekali

  6. kupretist said: Waw, dah nerbitin buku ya, mantap dong. Pengin banget bisa nyusul kaya Qq tapi ga punya imajinasi sama sekali

    Hmm… sebenarnya klo imaginasi itu semua orang punya. Hanya sebagian orang gak begitu peduli dengan imaginasinya karena emang gak minat terjun di dunia kepenulisan. Klo yang punya minat nulis, apapun bisa jadi ide tulisan 🙂

  7. wah hebat udh bisa bikin buku,,, jd iri

  8. prima87 said: wah hebat udh bisa bikin buku,,, jd iri

    Akh Prima juga kan bisa. 🙂

  9. mubaarok :)bisa beli online ga nih? hehe

  10. muqorrobin said: mubaarok :)bisa beli online ga nih? hehe

    Aamiin yaa Allah. Bisa Pak Syaikhul. Harga buku 50, plus ongkir tergantung jarak :)Mau pesen, Ustadz? Bisa via ana 😀

  11. ana pesan 1 ya. dikirim ke Jakarta. kirim via pos atau JNE saja.. pembayarannya ana transfer, bagaimana?eh, ga ada diskonnya ya? kirain masih nuansa Islamic book Fair, hehe

  12. muqorrobin said: ana pesan 1 ya. dikirim ke Jakarta. kirim via pos atau JNE saja.. pembayarannya ana transfer, bagaimana?eh, ga ada diskonnya ya? kirain masih nuansa Islamic book Fair, hehe

    Alamatnya inbox-in, Ustadz. Afwan baru reply. Abiz pulkam. Hihi.. nuansa IBF dah lewat. 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

Dari satu tempat ke tempat lain kita bercerita dan berkarya untuk Nusantara

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: