Oleh: Ida Raihan | 20 Mei 2013

Belajar Kesederhanaan Dari Pipiet Senja (Pindahan dari Blog Lama)

Aku mulai akrab dengannya sejak  pertemuan kami pada 12 Februari 2011 malam di kediamannya, di Depok. Waktu itu kami akan menghediri  acara di Rumah Cahaya keesokannya (Minggu, 13 Februari 2011). Aku bersama salah seorang kenalan yang ketika itu juga kali pertama bertemu, Mala Tris, menginap di rumah Teh Pipiet. Sejak itu aku memiliki keakraban dengannya.

Teteh, begitu aku memanggil wanita tegar ini, yang tak henti-hentinya memberiku nasehat, yang tak henti-hentinya mengajarkan arti ketegaran. Yang tak lelah memberiku semangat juang sebagi seorang muslimah. Darinya aku belajar ketabahan. Darinya aku belajar keikhlasan, darinya aku belajar ketegaran.


Teh Pipiet Senja, terakhir aku melihatnya pada pertemuan kami di Margo City, Sabtu, 2 Februari 2013 Sore, bersama Butet putrinya, juga Firman menantunya, Dan Rossy (yang datang bersama Nurul anaknya), adiknya. Kami makan siang bersama di Pawon Nyonya.

Usai makan siang kami langsung melanjutkan perjalanan menuju kediaman Teteh di Halim. Semalaman aku dan Rossy menginap di rumah Teteh. Kuperhatikan kamar Teteh, hanya ada tiga baju warna ungu, dua jilbab instant warna ungu yang menggantung di kamarnya. Selainnya adalah kotak yang entah apa saja isinya, yang jelas itu bukan baju.

“Aku hanya memiliki lima baju.” Kata Teteh. Aku menyimak terkesima. “Satu lagi sedang kujemur. Kucuci kemarin.”

“Ketika aku membeli satu baju, maka satu baju lamaku harus kukeluarkan.” Lanjut Teteh. “Di dalam Islam di ajarkan begitu kan?”

“Ya.” Kataku. Mengingat-ingat Rasulullah. Beliau ketika mendapatkan satu baju baru, maka baju lama akan dikeluarkannya, diberikan kepada yang lainnya. Subhanallah… aku bertemu wanita hebat Sabtu ini. Wanita yang rela hidup dalam kesederhanaan demi ajaran nabiku. Nabinya, nabi kami…

Keesokan harinya, bersama Rossy, aku melanjutkan perjalanan menuju Depok lagi, ada sesuatu yang akan kami pelajari di sana.

 Aku baru sampai rumah Minggu malam setelah isya. Senin paginya aku langsung membongkar pakaianku, mungkinkah aku akan menghibahkan sebagiannya? Setelah kupilih-pilih, ternyata hasilnya tidak sesuai dengan niatku. Aku masih membutuhkan banyak baju untuk bekerja! Hikz…

Ida Raihan

Kramat Jati, Jum’at, 08 Februari 2013 (10:54)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

Dari satu tempat ke tempat lain kita bercerita dan berkarya untuk Nusantara

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: