Oleh: Ida Raihan | 31 Mei 2013

Kini, Bu Ati Pun Mengalami Kepincangan

Gambar diambil dari Google
Sudah seminggu lebih Bu Ati tinggal di shelter Migrant Institute Dompet Dhuafa – Kramat Jati. Kondisi kesehatannya yang sedikit payah membuatnya rela datang dari Kediri ke Jakartauntuk mendapatkan bantuan pengobatan. Dengan kaki yang sedikit pincang beliau berjalan dengan tertatih menyangga tubuhnya yang lumayan besar.
Bu Ati adalah korban manisnya pengaruh dollar di luar negeri. Tepatnya Hong Kong.
Dia bekerja di  sektor rumah tangga, seperti umumnya pengais dollar di sana. Tetapi dia berbeda. Majikan sangat menyukainya karena pekerjaannya yang bagus. Tetapi dia tetap patuh ketika majikannya itu penyalahi peraturan di Hong Kong.
Peraturan di Hong Kong yang hanya membolehkan pekerja rumah tangga bekerja di satu rumah dan satu keluarga, dilanggar oleh mereka. Bu Ati dipekerjakan di tiga rumah. Satu di Hong Kong, dan dua lagi di China. Hingga, atas sebab itulah, dia mengalami kepincangan yang harus ia tanggung akibatnya hingga kini.
Menurut cerita, Bu Ati, dia berada di Chinaketika majikannya menyuruhnya mengambil blender (alat penghalus makanan) di lemari yang tinggi, sehingga dia memerlukan kursi untuk memanjat. Malang tak dapat ditolak, kursi yang digunakan untuknya memanjat bergerak,sehingga ia terjatuh.
Untung tak dapat diraih, pada kondisi kemalangannya itu, majikan tidak begitu peduli. Majikan justru menyuruhnya pulang ke Indonesia. Beruntung, Ati mengenal beberapa teman di Hong Kong yang mengerti advikasi. Yang kemudian bisa mengantarkannya sampai kepada Labour yang akhirnya membawanya masuk ke meja hukum di tanah rantau tersebut.
“Majikanku nggak ada yang mau datang saat aku menjalani persidangan.” Cerita Bu Ati. “Yang datang adalah anaknya. Tetapi mereka tidak mau mengakui kalau aku kecelakaan kerja.”

Ya, begitulah majikan yang licik. Mereka begitu suka melanggar hukum negaranya sendiri, ketika bertemu pada tanggung jawab, sebisa mungkin menghindar.
Kini Bu Ati masih di Shelter Migrant Institute untuk peroleh bantuan pengobatan dari Dompet Dhuafa. Mudah-mudahan, ini bisa dijadikan pelajaran buat rekan-rekan yang berniat menjadi pekerja di luar negeri. Minimal diri harus benar-benar siap. Memahami undangan-undang ketenagakerjaan, sehingga majikan tidak semaunya memperlakukan pekerjanya. Bergaullah, secara luas dengan orang-orang yang bisa berbagi manfaat. Terakhir, mudah-mudahn tidak ada lagi warga yang mengalami kejadian tersebut.
Ida Raihan
Kramat Jati, Kamis, 30 Mei 2013 (20:47)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

My Blog

My WordPress Blog

evRina shinOda

CORETAN LAIN BLOG EVRINA

Aksara Nomaden

Merindukan itu nyata. Mengulang kenangan hanya utopia.

TERANG DIARY

catatan sehari-hari terang

Right-Magic!

Merekah kedalaman dalam pikir

FOTOCOPY PERCETAKAN PRINTING MURAH JAKARTA

Percetakan | Fotocopy | Penjilidan | Printing | Desain | Finising| ATK Dll

PERCETAKAN JAKARTA PUTRA MANDIRI

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

Cha Fitoria

Let's Love...

Catatan Kenangan

Serba-serbi jejak yang tertulis

Impossible

Selamat Datang , dan Terimakasih Telah Berkunjung

Bacotan Madi Amplang

karena kamu baca artikel ini,akan aku jadikan kamu istriku

Sandry Boy Sandy

Berpikir Kritis, Menggali Kreatifitas, Tidak Pernah Mengeluh Dan Tetap Semangat, Serta Tetap Tersenyum Meski Tersenyum Dalam Kesedihan

Math on Journey

PMRI Blog: mathematics is all around us

CERITA PRIBUMI

DARI SATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN KITA BERCERITA DAN BERKARYA UNTUK INDONESIA

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

Perjalanan Menuju-Nya

kugesa ridha-Mu dengan asa yang tak berujung

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

%d blogger menyukai ini: